About

Pages

Rabu, 20 Maret 2013

MASYARAKAT



PROSES TERBENTUKNYA MASYARAKAT
Kelestarian masyarakat karena adanya kebudayaan, sebaliknya kebudayaan tidak munkin  ada tanpa adanya masyarakat, sedangkan masyarakat merupakan kumpulan pribadi atau individu. Proses terbentuknya masyarakat biasanya berlangsung tanpa disadari yang diikuti oleh hampir sebagian anggota masyarakat. Dorongan anggota masyarakat antara lain:
a.     Pemenuhan kebutuhan dasar biologis seperti papan, sandang, pangan.
b.     Kemungkinan untuk bersatu benga manusia lain
c.      Keinginan untuk bersatu denga lingkungan hidupnya
d.     Kemungkinan untuk mempertahankan diri dengan kekuatan alam
e.      Mengembangkan keturunan melalui keluarga yang merupakan kesatuan masyarakat terkecil
f.       Mempunya kecenderungan sosial.
Proses sosial ialah cara berhubungan yang dapoat diamati bila terjadi hubungan antar individu dan kelompok dan menentukan sistem serta bentuk hubungan, dan wadah apabila terjadi perubahan yang dapat menggoyahkan cara hidup yang telah ada. Manusia tidak dapat lepas dari jaringan-jaringa relasi sosial yang disebut pranata sosial, atau kebuasaan yang telah dilembagakan. Terjadi suatu proses penyesuaian dan pengorganisasian tingkah laku anggota masyarakat sesuai dengan ketetapan  suatu masyarakat, yang menghasilkan suatu persaan atu jiwa kelompok secara lambat laun tetapi mantap. Proses tersebut bekerja tanpa disadari tetapi dapat pula dengan kesadaran.
Komunikasi merupakan sarana proses sosial. Bila interaksi sosial merupakan dasar adaptasi, maka dasar interksi sosial merupakan dasar komunikasi, yaitu proses penerusan dan penerimaan rangasangan  lambang melalui percakapan, gerakan dan tanda-tanda lain. Termasuk komunikasi adalah pembatasan situasi yang tidak selalu dipahami semua anggota masyarakat yang mungkin hanya di kelompok tertentu atau lapisan tetentu dalam masyarakat.
Seseorang mengalalami proses pemasyarakatan yaitu proses dimana seseorang belajar menyesuaikan diri dengan masyarakatnya dan masyarakat memadukan anggota-anggotanya.
Sokanto, Basuki. 1998. Antropologi Budaya. Jakarta : PT Rora Karya.

1 komentar: