About

Pages

Selasa, 02 April 2013

RANCANG BANGUN REPUBLIK PANCASILA



A.    DASAR FALSAFAH NEGARA
Pada 1 juni 1945 Bung Karno menyampaikan pidato di hadapan BPUPKI untuk memenuhi permintaan Ketua BPUPKI dengan menyampaikan pendapat menyampaikan pendapatnya tentang filosofische grounslag atau weltanschaung yang akan mendasari negara indonesia yang akan didirikan yaitu, (1) kebangsaan indonesia, (2) internasionalisme atau peri-kemanusiaan, (3) Mufakat atau demokrasi, (4) Kesejahteraan sosial, (5) Ketuhanan YME.
Ir. Soekarno adalah pencetus pertama pancasila dasar negara, sedangkan Prof. Soepomo dan Mr.M. Yamin menyampaikan hal tentang dasar negara.
B.     PIAGAM JAKARTA DAN PANCASILA
Piagam Jakarta disusun oleh sembilan tokoh islam indonesia setelah persidangan BPUPKI ditutup. Pidato Soekarno pada 1 juni menyebutkan sila-sila Pancasila sebagai berikut :
1.      Kebangsaan Indonesia
2.      Internasionalisme, atau peri-kemanusiaan
3.      Mufakat, atau  demokrasi
4.      Kesejahteraan sosial
5.      Ketuhanan YME
Sedangkan dalam Piagam Jakarta, rumusan Pancasila tersusun berikut :
1.      Ketuhanan YME dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluknya.
2.      Kemanusiaan yang adil dan beradab
3.      Persatuan indonesia.
4.      Kerakyatan yang dipimpin oleh kebijaksanaan dalam permusyawaratan /perwakilan.
5.      Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia
Rumusan yang terdapat di dalam Piagam Jakarta tersebut dibahas oleh PPKI untuk disetujui menjadi Pembukaan UUD, yang disahkan pada tanggal 18 agustus 1945, dengan menghilangkan anak kalimat,” ... dengan menjalankan kewajiban syariat islam bagi pemeluknya.
Dengan demikian, ada runtutan aplikatif dari sebuah rumusan falsafah untuk dirumuskan secara positif dan lebih konkrit, yaitu dalam rumusan tertulis sebuah pembukaan UUD, yang kemudian dari pembukaan tersebut dijabarkan dalam rumusan norma yang lebih aplikatif lagi , yaitu dalam pasal UUD.
Falsafah bangsa yaitu sebagai pandangan hidup,tercerminkan dalam perbuatan setiap warga bangsa dalam memberikan tanggapan,baik berupa sikap, perbuatan atau penilaian terhadap lingkungan sesama warga masyarakat atau bangsa indonesia dan kemudian sebuah nilai kesalehan sosial (social virtue).

0 komentar:

Posting Komentar